20 Januari 2010

Iman adalah Kehidupan

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Dari:
Debyan Haji Prastyo

Kepada:
Anggota QOLBUN SALIM

Waktu:
Hari ini jam 5:16

Pesan:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Apa kabar temen-temen? Alhamdulillah kami bisa menyapa Anda kembali,
semoga iman selalu tersemat di hati.

IMAN ADALAH KEHIDUPAN
Orang-orang yang sesungguhnya paling sengsara adalah mereka yang
miskin iman dan mengalami krisis keyakinan. Mereka ini, selamanya akan
berada dalam kesengsaraan, kepedihan, kemurkaan, dan kehinaan.
"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya
baginya kehidupan yang sempit." (QS Thaha: 124)
Tak ada sesuatu yang dapat membahagiakan jiwa, membersihkannya,
menyucikannya, membuatnya bahagia dan mengusir kegundahan darinya,
selain keimanan yang benar kepada Allah Subhanahu wata'ala, Rabb
semesta alam. Singkatnya, kehidupan akan hambar tanpa iman.

Dalam pandangan para pembangkang Allah yang sama sekali tidak beriman,
cara terbaik untuk menenangkan jiwa adalah dengan bunuh diri. Menurut
mereka, dengan bunuh diri orang akan terbebas dari segala tekanan,
kegelapan dan bencana dalam hidupnya. Betapa malangnya hidup yang
miskin iman! Dan betapa pedihnya siksa dan azab yang akan dirasakan
oleh orang-orang yang menyimpang dari tuntunan Allah di akhirat kelak!

"Dan, (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka
seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (al-Qur'an) pada
permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya
yang sangat sesat." (QS Al-An'am: 110)

Kini, sudah saatnya dunia menerima dengan tulus ikhlas dan beriman
dengan sesungguhnya bahwa, "tidak ada Ilah selain Allah". Betapapun,
pengalaman dan uji coba manusia sepanjang sejarah kehidupan dunia ini
dari abad ke abad telah mebuktikan banyak hal; menyadarkan akal bahwa
berhala-berhala itu tahayul belaka, kekafiran itu sumber petaka,
pembangkangan itu dusta, para rasul itu benar adanya, dan Allah
benar-benar Sang Pemilik kerajaan langit dan bumi -segala puji bagi
Allah dan Dia sungguh-sungguh Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Seberapa besar - kuat atau lemah, hangat atau dingin - iman Anda, maka
sebatas itu pula kebahagiaan, ketentraman, kedamaian dan ketenangan
Anda.

"Barang siapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan
dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada
mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan." (QS An-Nahl: 97)
Maksud kehidupan yang baik (hayatan thayyibah) dalam ayat ini adalah
ketenangan jiwa mereka dikarenakan janji baik Rabb mereka, keteguhan
hati mereka dalam mencintai Dzat yang menciptakan mereka, kesucian
nurani mereka dari unsur-unsur penyimpangan iman, ketenangan mereka
dalam menghadapi setiap kenyataan hidup, kerelaan hati mereka dalam
manerima dan menjalani ketentuan Allah, dan keikhlasan mereka dalam
menjalani takdir. Dan itu semua adalah karena mereka benar-banar yakin
dan tulus menerima bahwa Allah adalah Rabb mereka, islam agama mereka,
dan Muhammad adalah nabi dan rasul yang diutus Allah untuk mereka.
Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
^^BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI^^
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

http://debyanhajiprastyo.blogspot.com


Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements