21 Januari 2010

Otak lebih besar bukan berarti lebih pintar

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Dari:
Yhayank Lage Yhayank Lage
Kepada:
Anggota Informasi Sains
Waktu:
Hari ini jam 19:32

Pesan:
Lebah, Serangga kecil bisa jadi lebih cerdik daripada hewan besar,
walau otaknya hanya seukuran kepala jarum, demikian hasil penelitian
yang dimuat di jurnal Current Biology edisi 17 November.
Dari penelitian terdahulu para ilmuwan menemukan bahwa hewan besar
mungkin perlu otak yang juga besar karena lebih banyak bagian yang
harus dikendalikan. Contohnya untuk menggerakkan otot yang lebih besar
maka diperlukan saraf lebih banyak dan lebih besar juga. Namun hal itu
tak sejalan dengan kecerdasan.
"Pada otak yang lebih besar seringkali tak ditemukan kompleksitas yang
lebih, tapi hanya pengulangan dari sirkuit saraf yang sama. Mungkin
ini membantu mengingat detil dari citra dan suara, tapi tak menambah
tingkat kerumitan pemikiran," kata Lars Chittka, profesor pakar bidang
indra dan ekologi perilaku dari Universitas Queen Mary, London.
"Analoginya dalam bidang komputer, otak lebih besar itu seperti
hard-disk yang besar, tapi bukan prosesor yang lebih canggih."
Argumen mereka sesuai dengan beberapa riset terdahulu yang menyatakan
bahwa lompatan kecerdasan manusia jutaan tahun lalu kemungkinan besar
bukan karena ukuran semata. Bahkan menariknya, menurut para peneliti
lain, ukuran otak manusia malah mengecil seiring evolusi terkini.
Di dunia hewan, perbedaan ukuran otak bisa ekstrim: otak paus bisa
berbobot hampir 9 kg, dan berisi lebih dari 200 miliar sel saraf,
sementara otak manusia hanya sekitar 1,25kg hingga 1,45 kg, dan
diperkirakan berisi 85 miliar sel saraf. Otak lebah madu malah hanya 1
mg dan sel sarafnya tak lebih dari sejuta.
Meski begitu, Chittka dan koleganya, Jeremy Niven dari Universitas
Cambridge berulangkali menemukan penelitian yang membuktikan bahwa
serangga mampu berperilaku pintar. Lebah madu misalnya bisa berhitung,
mengkategorikan benda-benda yang serupa seperti membedakan anjing atau
wajah manusia, memahami konsep 'sama' dan 'beda', dan membedakan
bentuk-bentuk simetris dan asimetris.
Walau perkembangan ukuran otak memang ada pengaruhnya pada kemampuan
berperilaku pintar pada hewan, kebanyakan perbedaan ukuran hanya
terjadi pada bagian tertentu dari otak. Ini seringkali terlihat pada
hewan dengan indra yang lebih tajam, seperti pada penglihatan atau
pendengaran, atau kemampuan bergerak dengan akurat.
Para peneliti menuturkan bahwa pemikiran 'tingkat lanjut' sebenarnya
tak perlu jumlah saraf neuron yang tinggi. Model komputer juga
menunjukkan bahwa kesadaran pikiran bisa dihasilkan dengan sirkuit
saraf yang sangat kecil, yang secara teoritis muat di dalam otak
serangga.
Kenyataannya, model-model komputer ini menyatakan bahwa kegiatan
berhitung bisa dilakukan hanya dengan beberapa ratus sel saraf dan
hanya beberapa ribu sel saraf cukup untuk menimbulkan kesadaran.
adMin...
kirim cmenT, srAn, n krItik Lgsung k Wall gRoup yAch....
^_^


Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements