17 Februari 2010

Riwayat Hidup Ummil Mukminin Ramlah

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Dari:
Husna Syahida
Kepada:
Anggota "Mari Menulis Teman"

Pesan:
Ramlah adalah putri Abu Sufyan Bin Harb.Ibunya bernama Shafiyah binti
Abi al'Ash bin Umayyah. Ramlah menikah dengan Ubaidillah bin Jahsy.
Mereka dikaruniai putri bernama Habibah. Ketika umat Islam
diperintahkan Rasulullah saw,untuk berhijrah ke Habasyah(Ethiopia),
Ramlah berangkat bersama suaminya. Sayang sekali dinegeri itu suaminya
berpindah agama. Ia Murtad dan memeluk agama Nasrani. Tidak hanya itu,
Ia juga menghendaki agar Ramlah memeluk Agama Nasrani, tapi Ramlah
menolak.

Ramlah tetap teguh dalam islam hingga akhirnya suaminya meniggal dunia.
Setelah 'iddah(masa menunggu)nya selesai, tiba-tiba datanglah gadis
sebagai utusan Raja Najasyi, Penguasa Habasya. Utusan yang bernama
Abrahah itu menyampaikan pesan Raja Najasyi untuk Ramlah.

"Raja berpesan bahwa Rasulullah saw menulis surat agar raja
menikahkanmu dengan Rasulullah," kata Abrahah.
Ramlah menjawab, "Semoga Allah menggembirakanmu dengan kebaikan."

Kemudian Ramlah mewakilkan kepada Khalid bin Sa'id bin al 'Ash untuk
menikahkannya. Selanjutnya, ketika malam tiba,Najasyi meminta Ja'far
bin Abi Thalib dan kaum muslimin yang lain untuk brkumpul. Saat itulah
Najasyi
menyampaikan lamaran Rasulullah saw. dengan mahar 400 dinar. Khalid
bin Sa'id kemudian menjawabnya :

"Sungguh aku menerima lamaran Rasulullah saw. dan aku nikahkan beliau
dengan ummi Habibah binti Abi Sufyan. Semoga Allah memberi berkah
kepada Rasul-Nya."

Kemudian diadakanlah Walimah dengan mengadakan acara makan bersama.
Abrahah, utusan Najasyi itu, kemudian membawa hadiah untuk Ramlah
berupa wewangian yang banyak. Abrahah berkata kepada Ramlah, "Aku
meminta kepadamu agar engkau menyampaikan salamku pada Beliau." Setiap
kali bertemu dengan Ramlah, Abrahah selalu mengingatkan Ramlah agar
benar-benar menyampaikan pesannya itu pada Nabi saw.

Tatkala Ramlah sudah pulang ke Madinah dan bertemu dengan suaminya,
Rasulullah saw, beliau menyampaikan pesan Abrahah itu. Rasulullah saw
pun tersenyum lalu menucapkan salam untuk Abrahah.
Beliau wafat pada tahun 44 H.

(referensi : Al Thabariy,Abu ja'far. Jami' al Bayan fi Ta'wil
alqur'an. Al -Maktabah Asy-Syamilah.)


Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements