24 April 2010

6.500 Muslimah Hadiri Muktamar Mubalighah HTI

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Jakarta - Muslimah Hizburt Tahrir Indonesia (HTI) menggelar Muktamar Mubaligah. Acara ini dihadiri oleh 6.500 peserta dari berbagai daerah se-Indonesia.

Hal ini disampaikan juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto dalam jumpa pers di Istora Senaan, Jakarta, Rabu (21/4). “Tema yang diusung adalah Satukan Langkah Songsong Khalifah Islamiyah,” ujar dia.

Istora dipadati para Muballighoh

Sekitar 6.000 muballighah, ustadzah, dan pengelola majelis taklim, serta pembina pondok pesantren putri dari 138 kota di 18 provinsi Indonesia hadir dalam acara ini. Tujuan acara ini adalah guna meneguhkan komitmen para muballigah dalam perjuangan penegakan syariah dan khilafah.

“Ini adalah komitmen HTI untuk menguatkan peran perempuan, tidak hanya urusan domestik saja, tetapi peran dia di kehidupan sosial bermasyarakat,” tutur Ismail.

Ustadzah Iffah Rohmah (DPP)

Para muballigah menyampaikan pesan utama yakni urgensi penegakan khalifah dan keagungan amalan sebagai aktivitas dakwah dalam Islam. “Para muballighah selama ini hanya dipandang menyukseskan urusan peran perempuan sebagai ibu, dan manager rumah tangga, padahal mereka lah yang menyentuk masyarakat grass root, di level bawah,” paparnya.

Ustadzah Maryam Brack dari Australia

HTI, lanjut Ismail, ingin membangun kesadaran kolektif bahwa perjuangan tidak dilakukan sendiri dan tanpa peran perempuan. Tetapi, menumbuhkembangkan emansipasi perempuan melalui pendekatan teologis Islam. “Pada acara puncak nanti sore pukul 15.00 WIB para perwakilan muballighah se-Indonesia akan menandatangani 6 poin kesepakatan,” tutup Muhammad Ismail. Para wakil Muballighah menandatangani Amanah ‘Ammah Lil Muballighaat

Muballighah Indonesia siap perjuangkan Syariah dan Khilafah ! Allahu Akbar !!

sumber: hizbut-tahrir.or.id

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements