13 April 2010

Kafe Menjadi Ajang Mesum Pelajar: Buah dari Kegagalan Pendidikan Sekularisme!

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Pendidikan sekularisme terbukti tak mampu mendidik anak muda negeri ini berperilaku mulia. Ditambah lagi sistem sosial yang rusak benar-benar tak mampu mendidik generasi masa depan negeri ini. Terbukti, perzinahan di kalangan pelajar terus meningkat. Sungguh ironis, seperti yang baru-baru ini dikabarkan, kafe-kafe di Kota Madiun telah dijadikan ajang mesum oleh pelajar SMP dan SMA. Dalam tatanan sistem sekular, remaja telah menjadi target perusakkan masa depan mereka.

”Ini bukan mengada-ada. Sudah banyak pihak yang mengetahui bahwa kafe-kafe itu menjadi ajang mesum. Ini karena diketahui di tempat itu banyak ditemukan kondom. Lalu, buat apa kondom itu jika tak dibuat perbuatan mesum,” kata Moh Fais, salah seorang takmir masjid di kawasan Jl Serayu, Madiun, Ahad (11/4) seperti dikutip dari Republika.

Yang membuat prihatin kalangan orangtua, imbuh Fais, para pengusaha kafe tersebut menjadikan pelajar SMP dan SMA sebagai konseumen utama. Hal ini yang membuat prihatin kalangan orangtua di Madiun. ”Itu sama halnya mengajari para pelajar kita berbuat tidak baik,” ujar Fais yang dibenarkan kalangan orangtua.

Dari ke hari keberadaan kafe di Kota Madiun memang kian menjamur. Dicontohkannya, di Jl Serayu saja terdapat sekitar lima hingga enam buah kafe, yang semuanya untuk ajang mesum. Oleh karena itu, kata Faiz, mestinya Pemkot Madiun harus melakukan upaya penertiban atau bahkan menutup kafe-kafe tersebut karena banyak mudhoratnya daripada manfaatnya.

”Tapi mengapa Pemkot Madiun seolah membiarkan kafe-kafe itu terus menjamur. Padahal keberadaannya tidak lebih hanya untuk ajang mesum, dan yang lebih banyak datang di kafe itu adalah kalangan pelajar,” ujar Subagyo takmir masjid yang lain.

Demikianlah, kehidupan kelam sebagian kaum Muslim di negeri bermayoritas Muslim terbesar di dunia ini. Setelah berpaling dari syariah, dan ide sekularisme bertubi-tubi menyerang yang akhirnya menghasilkan generasi Muslim rusak. Ini menunjukkan kegagalan sekularisme baik dari segi pendidikan maupun tatanan sosial.

Sampai kapan perusakkan anak muda negeri ini terjadi? Sudah saatnya kaum Muslim mengenyahkan tatanan sosial yang rusak serta ide sekularisme. Kini saatnya kaum Muslim kembali kepada Islam, syariah yang akan diterapkan secara sempurna di bawah naungan Khilafah Rasyidah, bukan kepada demokrasi dan sistem kufur lainnya. Pada saat itulah, Khilafah akan menyelamatkan generasi muda dari kerusakkan dan akan menjadikan generasi muda sebagai ujung tombak dalam penyebaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Insya Allah, semakin dekat!!!
sumber: Syabab.com

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements