24 Juni 2011

Warga Palestina Digilas Mobil pemukim Israel Berulang Kali [+VIDEO]

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Syabab.Com - Sebuah video amatir mengejutkan warga Palestina, Selasa, yang memperlihatkan seorang pemukim ilegal Israel secara berulang-ulang menjalankan mobilnya di atas seorang warga Palestina yang terluka di pom bensin, di Hebron, Ahad lalu. Video amatir tersebut telah dipublikasikan oleh televisi Al-Jazeera yang memperlihatkan tindakan sadis pemukim ilegal Israel di Palestina. Tindakan sadis penjajah Israel tersebut berulangkali dilakukan, tetapi masih juga tak ada yang menghentikannya. Di manakah para pembebas umat itu kini? 


Sumber Israel sebelumnya menyebutkan warga Palestina itu menikam pemilik toko dan seorang wanita. Dikabarkan sebelumnya bahwa seorang Palestina tersebut ditembak dan terluka, setelah dituduh menusuk dan melukai dua warga israel di luar pemukiman Kiryat Arba di Hebron.

Tapi terungkap baru-baru ini, warga Palestina tersebut, pria yang tak dikenali itu tampaknya mengejutkan, ketika sebuah mobil Mercedes perak milik Israel menabraknya, berhenti, kemudian berbalik, dan menabraknya lagi.

Video tersebut dilaporkan diambil pada hari Kamis, meskipun pada saat itu, wakil Israel tidak menyebutkan tuduhan serangan pemukim, mengatakan kepada wartawan bahwa seorang pria Palestina telah ditembak setelah dia menikam dan menyebabkan luka ringan dua pemukim.

Seorang jurubicara militer mengatakan setelah dua warga Israel cedera, seorang tentara menembaknya dan melukai warga Palestina itu, yang dibawa ke rumah sakit Hadassah Ein Karem di Yerussalem. Para pemukim, di sisi lain, telah dilepaskan di bawah tahanan rumah.

Malam itu, seorang jurubicara rumah sakit mengatakan bahwa warga Palestina tersebut menjalani operasi atas luka-luka serius, tetapi tidak menyebutkan dia telah tergilas dan terjebak di bawah mobil. Dia dibawa oleh ambulans Israel, catatnya.

Video tersebut memperlihatkan beberapa tentara di sekitar insiden itu. Mereka yang lari ke kendaraan dan muncul untuk mengambil kunci dari mesin itu adalah pemukim bersenjata. Sementara warga Palestina tersebut dibiarkan di bawah mobil menjerit kesakitan menyatut pengemudi. Beberapa detik kemudian, medis mendekati pria terluka tersebut.

Menurut Jerussalem Post, polisi percaya pengemudi itu David Mizrachi, seorang Israel dari pemukim ilegal di Kiryat Arba dan suami dari seorang yang diduga korban penikaman. Dia mungkin diadili atas percobaan pembunuhan, koran melaporkan.

Kedua insiden tersebut datang sebagai ketegangan di pemukiman yang meningkat, dengan pemukim baru-baru ini bersumpah menentang pemerintah untuk memperlambat konstruksi tertentu di Tepi Barat. Tentara juga telah menunjukkan meningkatnya keengganan untuk menindak perilaku pemukim, dengan beberapa mengumumkan penolakan mereka untuk ambil bagian dalam misi yang melibatkan pengeluaran pemukim dari apa yang digambarkan pengadilan Israel yang diduduki secara ilegal rumah Palestina.

Kerusakkan terakhir di Hebron, puluhan tentara dikirimkan untuk mengevakuasi rumah Ar-Rajabi di Hebron, stelah pemukim mengamuk dari Kiryat Arba menembak seorang Palestina di hampir titik jarak dekat. Pemukim tersebut ditahan dan kemudian dibebaskan tanpa tuduhan.

Demikianlah, lagi-lagi perbuatan durjana Yahudi Israel yang tak punya rasa malu. Setelah merampas tanah milik Palestina, merubuhkan rumah warga Palestina, mereka juga tak segan-segannya mengancam nyawa warga Palestina. Penjajahan Israel atas negeri Palestina terus berlangsung sejak 1947, ketika PBB memecah Palestina untuk Israel. Hingga hari ini, Palestina masih terjajah. Para penguasa negeri-negeri Muslim malah diam membisu. Hanya Khilafah Rasyidah saja yang mampu mengembalikan kemuliaan umat. Khilafah pula yang mampu mengerahkan tentaranya untuk membebaskan Palestina kembali dari cengkraman penjajah tersebut, bukan pada OKI atau penguasa-penguasa negeri Muslim hari ini, apalagi pada PBB. [f/mna/aljzr/syabab.com]

video:

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements