07 Juli 2011

invitation to think: 6

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Renungkanlah Wahai Manusia !

gb. pergerakan sperma menuju ovum
Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur'an dengan ungkapan, "setetes mani yang ditumpahkan".
      Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :

 "Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)

    Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya! Penekanan khusus pada, "...hanya setitik mani..." pun sudah terbukti dalam ilmu pengetahuan.

Saudaraku Kaum Muslimin yang Dirahmati Allah...
      Renungkanlah dari apa sejatinya kita diciptakan... Dari setitik mani!! Bahkan lebih kecil dari dari partikel debu sekalipun. Kita adalah makhluk yang diciptakan dari zat yang hina. Hidup kita takan menjadi mulia jika bukan Allah yang memuliakan kita. Lantas jika kita kembali menapaki kehidupan masa kini...
     Sudah layak kah kita dimuliakan oleh Allah?!
     Layak kah kita dijadikan umat terbaik oleh Allah?!
     Sementara kita sering melupakan Allah...!
     Lebih mengutamakan kesibukan dunia, dan menelantarkan kehidupan akhirat.
     Enggan berdakwah, namun mati-matian mengejar cita-cita...
     Bahkan tak sedikit dari golongan kita... Yang berkulit sama seperti kita dan berbicara seperti kita namun mereka memilih menjadi penolong setia musuh-musuh Allah!!! Mereka diberi amanah berupa kekuasaan, namun mereka khianati amanah tersebut. Mereka campakan Syariah Nya, dan menghidupkan Syariah Thogut...

      Saudaraku.... Kita adalah makhluk yang hanya tercipta dari setitik air yang terhina! Namun Allah tetap memuliakan kita diatas para Malaikat yang tak pernah ingkar kepada-Nya. Karena itu, renungkanlah apa yang menjadi kewajiban kita sebagai hamba-Nya... Wallahu'alam...

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements