07 April 2012

Life Institute

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Hidup itu seperti sebuah lembaga, layaknya seperti institusi organisasi, sekolah/kampus,perusahan dan negara. Dalam setiap institusi baik tingkatan rendah maupun tingkatan yang tinggi memiliki seperangkat aturan main yang sering disebut AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) jika dalam sebuah organisasi massa, parpol, osis sekolah, himpunanan dll.
Namun bila dalam institusi yang jangkauannya lebih luas seperti Negara memiliki seperangkat aturan yang disebut UUD (Undang-Undang Dasar) yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua aturan yang dibuat dalam rangka menciptakan ketentraman, kesejahteraan dan kemakmuran. Sifat yang sama dimiliki semua institusi adalah adanya reward (hadiah,ucapan terimakasih, dicintai)  dan funishment (Sanksi). Anda pernah melihat ada orang yang dipenjara? Kenapa ia dipenjara? Jawaban yang pasti adalah karena orang tersebut melanggar aturan yang dilarang Negara misalnya mencuri, membunuh, merampok, memberontak, melakukan tindakan asusila, korupsi dan sebagainya. Atau Anda pernah melihat ada pejabat yang diberikan penghargaan atau masyarakat yang diberikan kalpataru dari Presiden? Jawabannya karena mereka memberikan sumbangsih yang baik untuk kehidupan bangsa dan Negara.
Dalam institusi perusahaan pun pasti memiliki seperangkat aturan yang sering disebut manajemen perusahaan. Perusahaan menetapkan sejumlah mekanisme untuk menjaga keberlangsungan perusahaannya hingga waktu lama sehingga bisa memperoleh keuntungan berlipat ataupun mampu membantu kesejahteraan karyawannya.  Untuk menciptakan hal itu, tidak jarang perusahaan memecat karyawan yang tidak patuh semisal sering tidak masuk kerja ataupun mengerjakan pekerjaan asal jadi tidak memperhatikan SOP (Standar Operasional Prosedur) ataupun Joddes (Gambaran kerja). 
Dalam setiap institusi pasti ada Standar Operasional Prosedur begitu juga dalam kehidupan ini. Sebagai contoh
1.    Bumi dengan setianya mengelilingi matahari
2.    Matahari tidak pernah mengeluh untuk selalu memancarkan cahaya
3.    Planet-planet berputar pada porosnya dan tidak pernah mengeluh kecapean
4.    Ada siklus siang dan malam
5.    Hujan, agar terjadi hujan maka harus melewati siklus terbentuknya hujan. Jika tidak maka tidak aka ada hujan yang berarti tidak aka nada kehidupan
6.     Ada kehidupan dan kematian. Setiap yang bernyawa pasti akan mati.
7.    Ada proses metabolism dalam tubuh manusia
8.    Ada proses fotosintesis pada tumbuhan
9.    Manusia mengeluarkan CO2 yang dihirup oleh tumbuhan kemudian tumbuhan mengeluarkan O2
10. Ada proses pertumbuhan pada makhluk hidup (bayi-anak2-dewasa-tua)

Pernahkah Anda bertanya kenapa hal itu terjadi? Seolah-olah sudah terprogram dengan teratur. Lalu siapa yang memprogramnya? Semua SOP kehidupan ini diciptakan oleh yang menciptakan seluruh kehidupan yaitu TUHAN. SOP Kehidupan diberikan untuk keteraturan hidup, agar tidak tejadi ‘kanibalisme’ manusia memakan manusia. Siapa saja yang ingin merasakan ketengan hidup, diliputi atmosfer keberkahan, sirnanya kegelisahan, dicintai oleh penduduk langit dan bumi. Jawabannya harus menjalani kehidupan ini sesuai SOP kehidupan yang sudah diberikan.
            Sama halnya dalam kehidupan ini, secara sadar ataupun tidak bahwa ada seperangkat aturan kehidupan layaknya sebuah institusi kehidupan. Sayang, banyak manusia yang tidak tahu atau tidak paham akan hal ini. Padahal, bila mengetahui ada SOP Kehidupan pastinya kehidupan akan seimbang, manusia akan menjadi berwajah, berbentuk dan bertingkahlaku seperti manusia bukan seperti hewan meskipun wajah dan bentuknya manusia. Secara sadar ataupun tidak dalam kehidupan ini ada reward dan funisment, bahkan reward nya sangat menguntungkan manusia, sedangkan funisment sangat merugikan manusia. Ingatt !!! balasannya bisa langsung dalam bentuk yang sama ataupun dalam bentuk yang lain dan bisa juga ditangguhkan.  Saya akan sederhanakan dalam istilah Energi Negatif dan Energi Positif;

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements