09 Mei 2012

Putar Lagu Lady Gaga Terlarang di China, Apalagi Konser!

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Kalau ormas Front Pembela Islam (FPI) dan komunitas Umat Kristen dan Katolik Korea Selatan menolak ‘KONSER’ Lady Gaga, maka pemerintah Republik Rakyat Cina (China) bertindak lebih jauh lagi. Jangankan menyetujui untuk menggelar konser, China bahkan malarang rakyatnya untuk memperdengarkan ‘LAGU’ penyanyi erotis Amerika Serikat Lady Gaga di seluruh wilayah negeri itu karena dinilai amoral. China sudah memasukkan lagu-lagu Lady Gaga dan beberapa penyanyi terkenal lain ke dalam daftar 100 Lagu Terlarang di China. Demikian peraturan ini dikeluarkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat China.


Pemerintah China menilai lagu-lagu Lady Gaga telah menyebarluaskan homoseksualitas dan pornografi dengan lirik-lirik cabul yang dianggap merusak moral bangsa dan budaya China yang tinggi dan luhur. Oleh karenanya dilarang untuk diperdengarkan di seluruh wilayah negara itu dengan ancaman hukuman penjara bagi siapapun yang melanggar.
Bukan hanya itu saja, pemerintah China bahkan juga telah memerintahkan kepada para pengelola situs dan Admin Blog yang menjual dan menayangkan 100 judul Lagu yang masuk dalam daftar terlarang di China, supaya menghapus dan memusnahkan lagu-lagu perusak moral tersebut paling lambat tanggal 15 September 2011 tahun lalu. Perintah pemusnahan itu dikeluarkan lantaran lagu-lagu tersebut dinilai merusak moral, disamping tidak sesuai untuk adat istiadat dan budaya bangsa China. Apabila instruksi tersebut tidak ditaati maka para pengelola situs yang melanggar peraturan ini akan ditangkap dan dijatuhi hukuman badan dan denda, sementara situsnya akan diblokir untuk selamanya.
Kementrian Kebudayaan China mempunyai semacam panduan berisikan kriteria dan parameter tertentu untuk menetapkan apakah sebuah lagu dinilai bersesuaian dengan adat istiadat dan budaya China serta layak untuk dikonsumsi oleh publik di negara itu. Terkait hal tersebut, Kementrian Kebudayaan China mengharuskan agar setiap lagu terlebih dahulu didaftarkan untuk mendapat persetujuan resmi, baru kemudian diperbolehkan untuk beredar.
Dari dartar 100 Lagu Terlarang di China tersebut, lagu-lagu vulgar penyanyi erotis Lady Gaga menduduki urutan teratas. Enam lagu Lady Gaga yang dilarang adalah “Bloody Mary”, “Edge of Glory”, “Marry the Night”, “Americano”, “Judas”, dan “Hair”. Sedangkan lagu Katy Perry berjudul “Last Friday Night (T.G.I.F)” juga dilarang hanya karena liriknya ada yang menyebut kalimat ‘meminum alkohol’ dan ‘berlari dengan tubuh bugil’. Dua kalimat semacam itu telah dinilai tidak sopan dan tidak sesuai dengan adat istiadat dan budaya bangsa China yang tinggi dan luhur.
Lagu “Run the World (Girls)” dari penyanyi tenar Beyonce juga masuk dalam daftar 100 Lagu Terlarang karena mengandung kata-kata tidak senonoh. Demikian KabarNet mengutip berita ini yang dirilis oleh koran The Washington Post.
Mungkin para pejabat pemerintah di Indonesia perlu mempertimbangkan sebuah studi banding ke China, untuk belajar dari pemerintah Negeri Tirai Bambu itu tentang bagaimana cara menjaga kualitas moral, adat istiadat dan budaya bangsa ini dari serangan pengaruh liberalisme ala Barat yang membejatkan moral bangsa Indonesia secara sistimatis. [KbrNet/adl/Globalmuslim.web.id]

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements