01 Agustus 2012

Rohingya Dianiaya!

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
[87] Rohingya Dianiaya!



Salam Perjuangan!
Di bulan penuh berkah ini sekali lagi kami sampaikan selamat menjalankan ibadah shaum Ramadhan. Semoga ibadah ini mampu membentuk pribadi kita sebagai hamba yang takwa. Amin.
Pembaca yang dirahmati Allah, tak terasa kita sudah sampai di pertengahan Ramadhan. Masih ada kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan ini. Salah satunya adalah dengan menggapai malam lailatul qadar, sebuah malam yang nilainya lebih baik daripada 1.000 bulan, pada 10 hari terakhir Ramadhan. Ini kesempatan emas kita.
Dan tak lama lagi kita akan bertemu dengan Idul Fitri 1433 H. Hari kemenangan bagi umat Islam setelah satu bulan lamanya berpuasa. Semua kaum Muslimin di Indonesia bergembira menyambutnya.
Namun kondisi ini tidak dialami oleh saudara-saudara kita di berbagai belahan dunia. Di Rohingya, mereka ditindas kaum mayoritas Budha dan militer Myanmar. Sebagian hidup terlunta-lunta di negeri orang dengan kondisi seadanya. Hal yang sama terjadi di Suriah. Kaum Muslimin menghadapi pembantaian keji oleh rezim Bashar al Assad. Mereka dibombardir di negerinya sendiri oleh penguasanya sendiri.
Dua peristiwa tersebut yang kami angkat pada edisi ini. Kaum Muslimin di negeri itu harus minta tolong kepada siapa? Kepada pemerintahnya? Justru pemerintah mereka yang memusuhi. Meminta kepada negeri Muslim lain? Para penguasa negeri Muslim lain tak peduli dan menganggap itu bukan urusannya. Urusan itu dianggap masalah dalam negeri masing-masing. Meminta tolong kepada OKI? Sama saja tak bisa berbuat apa-apa. Meminta tolong PBB? Justru PBB ada di balik skenario negara besar.
Kenyataan ini kian membuktikan untuk yang kesekian kalinya betapa kita butuh pemimpin. Pemimpin yang menyatukan kaum Muslimin seluruh dunia. Pemimpin yang bisa melindungi setiap diri kaum Muslimin dan setiap jengkal tanah kaum Muslimin di seluruh dunia. Pemimpin yang tunduk pada ketentuan Allah. Pemimpin yang takut kepada Allah. Dan pemimpin yang mengikuti jejak Rasulullah SAW.
Pembaca yang dirahmati Allah, kita juga butuh pemimpin untuk bisa menyatukan awal dan akhir Ramadhan. Sebenarnya ini bukan persoalan yang sulit di era teknologi modern saat ini. Hanya saja, memang pemimpin itu belum ada. Karenanya, keberadaannya mendesak untuk diadakan. Ini adalah kewajiban bagi seluruh kaum Muslimin dan sekaligus janji Allah.
Pembaca yang dirahmati Allah, pada kesempatan ini sekaligus kami umumkan bahwa edisi kali ini memiliki masa edar yang cukup lama. Kami baru hadir kembali, insya Allah, pada awal September nanti.  Kebijakan ini kami ambil berkenaan dengan masalah teknis produksi dan distribusi yang biasa muncul di akhir Ramadhan dan Idul Fitri.  Makanya, kami berharap para pembaca setia memakluminya.
Akhirnya, kami segenap jajaran redaksi dan usaha Media Umat mengucapkan taqabballahu minna wa minkum, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. []

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements