23 Januari 2010

Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
Dari:
Aril Riza Anti-semith
Kepada:
Pejuang
Pesan:
Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga karya Kazuki Takahashi yang muncul sejak
tahun 1996, yang menceritakan sebuah petualangan seorang anak lelaki
penyendiri yang jago dalam sebuah game bernama Yugi Mutou. Suatu hari
ia diberi hadiah oleh kakeknya sebuah kotak yang berisi
kepingan-kepingan Puzzle kuno, yang disebut Millenium Puzzle. Setelah
bertahun tahun kemudian Yugi berhasil menyusunnya dan roh yang berada
di dalam permainan itu berhasil keluar dari kartu dan merasuki tubuh
Yugi. Ini menyebabkan Yugi punya "pendamping" dan mengubah anak
tersebut menjadi pribadi yang baru yang disebut Yami Yugi, atau The
Dark Yugi.
Di Jepang, permainan ini sukses besar, hingga merambah sukses juga di
Amerika dan Kanada. Lalu seperti yang sudah-sudah, jika sukses di
Amerika, maka juga dipastikan akan "menjajah" dunia, termasuk
Indonesia yang masuk di tahun 2002. Yu-Gi-Oh! Sekarang kita kenal
dalam berbagai versi di bawah bendera Konami, seperti game PC, komik
manga, Playstation dan sebagainya, dan juga kartunya. Di Indonesia,
komik Yu-Gi-Oh! diterbitkan PT. Elex Media Komputindo.
Di dalam tulisan ini Kami tidak mengupas soal bagaimana cara memainkan
Yu-Gi-Oh! yang bagi orang dewasa mungkin melihatnya cukup rumit namun
banyak anak-anak malah banyak yang hafal di luar kepala. Kami akan
mengulasnya dalam perspektif The Mind Control yang dilakukan para
Konspiran Globalis, seperti yang mereka sisipkan dalam berbagai produk
Walt Disney dan sejenisnya, yang menggunakan bahasa simbol untuk
meracuni otak dan pikiran anak-anak. Jika serial Harry Potter oleh
para pemerhati pendidikan di Barat disebut sebagai The Handbook of
Occultism, maka Yu-Gi-Oh! ini tidak berlebihan jika disebut sebagai
The Dictionary Card of Occult, Kamus Okultisme berbentuk kartu.
Selain itu, kami juga akan memaparkan pada Anda tentang fakta betapa
identiknya tradisi kuno Yahudi (Tradisi Mesir Kuno) dengan tradisi
bangsa Jepang (Shintoisme), sebuah negeri di mana Yu-Gi-Oh!
dilahirkan. Hal ini telah membuat sejumlah pakar sejarah, termasuk
pakar sejarah Jepang sendiri, yang meyakini jika bangsa Jepang
sesungguhnya berasal dari salah satu suku Bani Israel.
Simbol Dajjal Dalam Kartu Yu-Gi-Oh!
Sebelum menelisik lebih lanjut, agar kita mengetahui simbol-simbol apa
saja yang ada di dalam kartu Yu-Gi-Oh!, maka di bawah ini akan Kami
perlihatkan sebagian kecil dari ratusan kartu permainan ini yang
sungguh-sungguh membawa pesan Dajjal.
Setiap pemain Yu-Gi-Oh! akan memburu Kartu Dewa (Divines Cards) yang
jumlahnya bervariasi. Wikipedia menyebut jumlah nama dalam kartu dewa
ada delapan yakni:
Sky God Dragon - Osiris (juga dikenal dengan nama Sliffer The Sky Dragon)
The God of Obelisk (disebut juga Obelisk The Tormentor)
The Winged Dragon of Ra
The Creator God of Light, Horakhty (Merupakan fusion dari Ra, Obelisk,
dan Osiris)
The Devils Dread Roots (Yu-Gi-Oh!R)
The Devils Avatar (Yu-Gi-Oh!R)
The Devils Eraser (Yu-Gi-Oh!R)
Zorc Necrophades
Namun banyak pemain menyebut kartu dewa cuma ada tujuh yakni: Obelisk,
Ra, Osiris, Devil Avatar, Devil Eraser, Devil Dread-Root, dan
Horakhty.
Walau demikian, yang paling banyak dicari ada tiga buah Kartu Dewa,
yakni: Winged Dragon of RA, The God of Obelisk, dan Sky God Dragon
(Sliffer the Sky Dragon). Ketiganya adalah dewa tertinggi dalam
Kabbalah, ilmu sihir Mesir Kuno. Dalam Yu-Gi-Oh!, ketiganya membentuk
kekuatan Piramida (segitiga) di mana Winged Dragon of RA berada di
puncaknya.
Dewa Ra merupakan Dewa Matahari bangsa Mesir Kuno. Dia merupakan dewa
tertinggi bagi seluruh dewa-dewi yang ada. Dalam keyakinan Talmud yang
bersumber dari sihir Kabbalah, Ra menempati posisi paling tinggi dan
paling dihormati, bersama Osiris dan Horus.
Sedangkan Obelisk merupakan pilar utama dalam ritual sihir Kabbalah,
wahana suci yang mampu menghantarkan manusia kepada dewa-dewanya.
Sedangkan Sky Dragon of Sliffer secara jelas merujuk kepada Osiris,
karena nama lain dari Dewa Osiris adalah Sliffer.
Dalam Yu-Gi-Oh!, terdapat satu kartu yang berisi sebuah simbol yang
mungkin paling populer bagi kita semua, yakni simbol Pentagram atau
Bintang David. Kartu ni termasuk dalam kelompok Spell Card, dengan
nama Master Ritual, atau Ritual Tertinggi. Dalam ritual Kabbalah,
simbol Pentagram ini memang merupakan syarat utama dan simbol paling
suci. Bukan tanpa alasan jika Zionis Yahudi menggunakan simbol ini
sebagai simbol gerakannya.
Exodia, Simbol Dajjal yang Terikat
Selain Kartu Dewa, ada lagi Kartu Exodia (Exodia-The Forbiden One)
atau kartu yang menggambarkan dewa yang tengah dirantai. Kartu Exodia
terdiri dari lima buah kartu yang masing-masing berisi kepala, tangan
kiri, tangan kanan, kaki kiri, dan kaki kanan. Semuanya tengah
dirantai. Jika seorang pemain memiliki kelima buah kartu Exodia, maka
dia langsung dianggap menang.
Tahukah Anda jika Exodia yang juga disebut sebagai The Dark Master ini
sesungguhnya menyimbolkan Dajjal, yang menurut hadits Rasulullah SAW
memang sudah ada di suatu pulau terpencil dan tengah dirantai dengan
ikatan yang paling kuat yang pernah ada di muka bumi dan baru terlepas
di hari akhir?
Ini merupakan sebagian kecil dari contoh simbol-simbol Dajjal yang ada
di seluruh kartu Yu-Gi-Oh!. Dengan mengkoleksi kartu ini, dan
memainkannya, maka tanpa disadari anak-anak akan mempelajari
karakteristik dari simbol-simbol Dajjal tersebut dan menjadi akrab.
Bisa jadi, anak-anak Anda akan lebih serius mempelajari karater
simbol-simbol Dajjal ini dan menghafal peraturan permainannya
ketimbang menghafal surat Al-Qur'an, menghafal rumus-rumus matematika,
dan sebagainya yang jelas jauh lebih berguna.
Konspiran Globalis memang sengaja meracuni otak anak-anak kita sejak
dini sehingga mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih akrab
dengan simbol-simbol Dajjal dan dengan segala ritualnya, ketimbang
dengan Kitabullah.
Dalam tulisan kedua akan dipaparkan betapa identiknya ritual
Shintoisme dengan ritual Yahudi kuno. Sehingga kita bisa mendapatkan
jawaban mengapa simbol-simbol Dajjal atau simbol-simbol Yahudi ini
bisa dilahirkan di negeri yang terletak relatif jauh dari Mesir, pusat
dan asal dari Kabbalah, ilmu sihir kuno yang dijadikan kaum Yahudi
sebagai pusat kekuatan gerakannya.

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements