07 Juni 2010

Taliban: Damai? Damai Apa?

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
eramuslim.com. Kaum Mujahidin Taliban di provinsi Afghanistan timur Nuristan sekali lagi menegaskan bahwa mereka menolak untuk mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan.

Mereka mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka sesungguhnya memenangkan perang dan tidak melihat perlunya negosiasi damai.

Pernyataan ini muncul setelah para delegasi pada konferensi perdamaian Afghanistan, yang dalam bahasa lokal disebut jirga, meminta pemerintah mereka sendiri untuk mengadakan pembicaraan damai dengan Taliban.

Mereka mengatakan bahwa berbicara dengan Taliban adalah kesempatan terakhir untuk perdamaian.

Sekitar 1.500 delegasi, yang mewakili seluruh spektrum politik dan sosial Afghanistan, menghadiri pertemuan yang diselenggarakn di pinggiran tenggara Kabul itu.

Tujuan jirga ini adalah merumuskan rencana bagi Hamid Karzai, presiden Afghanistan, untuk mengadakan pembicaraan rekonsiliasi dengan Taliban.

Tak lama setelah jirga berakhir, Karzai segera mengeluarkan tawaran terbarunya untuk Taliban, memerintahkan bahwa kelompok pejuang Taliban yang ditahan di penjara-penjara Afghanistan harus dibebaskan.

Pada kenyataannya, Taliban tampaknya tidak begitu antusias untuk melakukan pembicaraan. Mungkin dengan satu syarat: pasukan asing haruslah terlebih dahulu mundur dari tanah air mereka.

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements