23 April 2011

invitation to think: 2

Do you want to share?

Jual Secara Online - Ongkos Kirim Gratis

Aksesoris Jilbab ---- Jilbab ---- Blouse Muslim ---- Baju Anak Muslim ---- Gamis
"Dulu bani israel dipelhara dan diurus oleh para nabi. Setiap kali seorang nabi meninggal, nabi yang lain menggantikannya. Sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku dan akan ada para Khalifah, yang berjumlah banyak..." [HR. Bukhari-Muslim]

 Belau (SAW) pun pernah memberikan gambaran mengenai Khalifah yang akan ada setelah beliau meninggal, yang kemudian diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Redaksinya seperti ini:

"Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, beliau diam".[HR. Imam Ahmad]

Simpelnya, para fuqaha menyederhanakan hadist tersebut ke dalam 5 fasa kekuasaan.
  1. Fase Nubuwwah 
  2. Fase Khilafah yang mengikuti Manhaaj Nubuwwah
  3. Fase Raja yang Dzolim
  4. Fase Raja yang Diktator
  5. Fase Khilafah yang mengikuti Manhaaj Nubuwwah, yang ke dua
Mereka (para fuqaha) sepakat bahwa umat islam kini sedang berada pada masa yang ke empat, yaitu masa para raja yang diktator. Sebagaimana definisi diktator itu sendiri, yang artinya pemaksa, suka memaksakan kehendak, kekuasaannya mutlak. Berkuasa mutlak memaksa rakyat untuk tidak menerapkan hukum islam. Hal ini terjadio dalam realitas sekarang, ketika umat islam ingin menerapkan aturan Allah tetapi malah terhambat (dihalang-halangi) oleh penguasa di negeri ini.

Kabar baiknya ada kabar gembira dari Baginda SAW, bahwa akan kembali Khilafah yang mengikuti Manhaaj Nubuwwah. Tapi, dalam al-Qur'an Allah menegaskan bahwa Dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang berusaha untuk mengubah keadaannya!! Karena itu tidak cukup bagikita hanya dengan berpegang teguh pada janji Allah saja, tetapi harus kita perjuangkan! Begitulah sikap yang harus diambil oleh Muslim sejati. Berjuang dengan keikhlasan penuh mengharap ridho Allah, dan bersungguh-sungguh menempuh jalan dakwah yang berliku, dihiasi cadas yang tajam dan jurang yang curam. Namun meski begitu, semua itu tak lekas menjadi kesulitan baginnya. Karena meyakini kenikmatan yang dijanjikan setelahnya... Wallahu'alam..

Rendang Padang Pariaman
YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements